Apakah Menjadi Terkenal di Youtube Harus Menjadi Wanita?

Sudah lebih dari 3 tahun saya menjadi pengamat youtube sedangkan menjadi penikmat youtube mungkin sudah cukup lama. Saya mengikuti berbagai channel baik yang biasa saja hingga yang luar biasa. Baik yang sekedar mencari sensasi dan memberi karya untuk semua.

Jadi menjadi pertanyaan aku ialah apakah untuk menjadi Youtuber familiar , cowok mesti menjadi \”perempuan\”? Sebab cukup banyak ternyata pria yang menjadi perempuan supaya terkenal di youtube. Okelah, penonton Youtube memang haus akan hiburan karena banyak yang sudah bosan dengan acara tipi yang penuh dengan gosip, acara alay dan berbagai acara yang tidak biasa. Tentu diatara kamu ada yang mau mendownload youtube tetapi tidak tau caranya. Kamu bisa cek disini cara download youtube dengan gampang dan mudah.

Akibatnya banyak yang berubah ke Youtube. Lalu apa yang berjalan sebagian bulan terakhir? Banyak sekali cowok-cowok berseliweran akting menjadi perempuan. Dengan gaya masing-masing, dengan aksen bicara masing-masing, dengan aksesoris masing-masing. Aku akui memang segala cerdas dan bertalenta. Usulannya luar umum dan kontennya juga baik.

Beberapa ada yang bilang menjadi emak atau bencong akan terlihat lucu dan menghibur. Namun pada kenyataannya ini adalah pintu dari ke alayain tersebut. Makin mirip dah ama di tipi – tipi yang banyak menyuguhkan acara alay dimana – mana. Sungguh mengharukan sekali ketika acara alay juga tidak hanya di tipi tetapi juga di youtube.

Kembali terhadap Youtube, aku sadar dan mengerti sekali bahwa membikin konten itu tak gampang. Butuh inspirasi yang keren, personel yang kompeten di bidangnya (kameramen, sutradara, penulis naskah, editor, penata lampu , dan sebagainya). Sebagainya tentu saja butuh selagi untuk memproses segala hasil video itu.

Tentu yang paling dikhawatirkan adalah penonton yang masih berada dibawah umur. Perlu diketahui bahwa KPI saja sudah melarang konten yang membuat laki – laki seperti perempuan. Eh ini di youtube malah mejamur kayak jamur kulit dan kamu pasar.

Disini tentu penulis mengharapkan supaya tetap adanya kontrol terhadap semua aktivitas tayang yang ada di Indonesia. Tidak hanya laki menjadi perempuan tetapi juga konten yang berkata kotor yang banyak hadir beberapa waktu ini. Terinspirasi dari bocah yang mempopulerkan kata hujatan yang akhirnya menghabis akun youtubenya. Sukurlah.